Lagi-lagi, pijat dengan fantasi Mandi Kucing menjadi topik kita kali ini. Jika anda berada di Surabaya dan telah membaca "proses" mandi kucing ini pasti anda sudah susah payah berburu tempat pijat yang menyediakan fasilitas Mandi Kucing tersebut.
Surabaya memang banyak sekali tempat hiburan dari pelayanan pijat body massage hingga pelayanan seksual yang membangkitkan gairah kita. Namun untuk tempat pijat yang menyediakan layanan mandi kucing tersebut rata-rata bersifat tertutup dan hanya orang-orang tertentu saja yang pernah kesana yang bisa share tentang tempat pijat tersebut apakah benar menyediakan "mandi kucing" atau tidak, apalagi kalo di Surabaya.
Ratusan spa, panti pihat, dan pijat refleksi yang bertebaran di berbagai sudut jalan, dan bahkan kini sudah menjamur di berbagai pusat perbelanjaan, menandakan kebutuhan kesehatan teruatama masalah Refreshing masyarakat Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta sangat diperlukan.
Ini mungkin disebabkan tekanan pekerjaan dan kepenatan hidup di Jakarta tidak dapat hanya diselesaikan dengan mendengarkan musik, menonton film, atau kongko di kafe-kafe. Tempat persinggahan ini tentunya yang tidak hanya bisa menyegarkan kepala dan menghilangkan stres saja, tetapi juga bisa membuat tubuh bugar dan segar kembali.
Pilihan spa dan panti pijatlah akhirnya menjadi tempat persinggahan sementara 1-2 jam untuk menghilangkan kepenatan dan stres. Dari ratusan bahkan ribuan tempat panti pijat yang bertebaran di sudut-sudut jalan, dan pusat perbelanjaan, tentu tersedia beragam cara untuk menarik konsumen.
Di mal-mal, banyak terdapat tawaran paket pijat refleksi, shiatsu, atau pijat tradisonal dengan harga Rp35.000 - Rp70.000 per jam. Tipsnya pun paling kita memberikan Rp10.000-Rp20.000.
Sebut saja refkesi Oriental di Mal Ambasadot, Whellnes di Plaza Semanggi dan Senayan City, Kenko di Senayan City dan Blok M Plaza adalah tempat persinggahan untuk menghilangkan kepenatan dan stres. Namun dari sedikit tempat itu ternyata banyak panti pijat yang dalam kenyataannya memberikan pelayanan spesial. Tentu harganya agak sedikit mahal dan tips yang diberikan kepada terapisnya tergantung dari layanan yang besarnya mencapai ratusan ribu rupiah.
Ketatnya persaingan panti pijat plus ini membuat mereka berlomba-lomba menawarkan beragam layanan untuk menarik pelanggan. Tidak heran kalau panti pijat ini selain menyiapkan terapis yang masih muda, cantik dan seksi. Ada juga panti pijat yang menawarkan paket spesial dan 'mandi kucing'.
Dua spa pijat yang kini sedang bersaing ketat adalah Del dan For. Dua lokasi spa yang berdiri megah di Jl Gatot Subroto dan Karet Sudirman ini tiap sore hingga malam menjelang selalu ramai dikunjungi para eksekutif yang butuh relaksasi plus. Bukan hanya badan yang butuh bugar, tetapi juga bathinnya .
Dua lokasi spa dan pijat ini selain menyediakan fasilitas sauna dan ruang istirahat yang mewah dengan dilengkapi TV plasma besar dan berbagai hidangan makanan dan minuman lezat, juga ada GRO (guest relation officer) yang cantik-cantik untuk menemani ngobrol, sehingga tamu menjadi betah berlama-lama di tempat itu.
Para GRO ini selain berfungsi menemani ngobrol juga memberikan informasi mengenai para terapis.
"Ada yang baru, Pak. Masih 18 tahun, cantik putih, imut, dia nomor 89. Servis juga luar biasa, bisa mandi kucing," kata Santi, seorang GRO di For Jl Karet Sudirman, Jakarta Pusat. Ia membisikan informasi itu ketika saya datang ke sana pekan lalu. Penasaran dengan informasi dari GRO itu, saya pun langsung memilih No 89.
"Kamarnya mau yang deluxe atau suite. Kalau suite seperti kamar hotel ada di lantai dua, Pak," kata Santi. Kami pun memilih kamar suite di lantai dua dengan harga Rp350.000 untuk paket pijat selama satu setengah jam. Kamar suite di Spa For ini memang fasilitas seperti binatang empat. Selain dilengkapi fasilitas AC, TV, juga ada bath tub.
Tidak lama menunggu, kamar, kamar saya pun terdengar ada yang mengetuk. Begitu pintu saya buka, ucapan ramah 'selamat sore' langsung meluncur dari bibir mungil terapis bernomor 89 itu. Pakaian seragam kaos hitam dengan rok mini hitam ketat itu menambah seksi gadis berkulit putih berusia 18 ini.
"Bapak silakan lepas baju dan celananya semua," tutur gadis yang mengaku bernama Erika ini. Setelah selama satu jam seluruh badan saya dipijat, Erika yang bersal dari Sumedang ini langsung membisikkan kata, "Mau massage spesial pak''?
"Maksudnya massage spesial," tanya saya ingin tau.
"Kalau spesial dengan tangan atau hand job," timpalnya sambil menambahkan mau mandi kucing atau ML.
"Servis Itu sih tergantung bonus yang Bapak kasih," jelasnya.
Yang ia maksud dengan bonus adalah, tips yang tamu berikan kepadanya. Jika memberi tips Rp200.000 berarti mendapat layanan hand job, Rp300.000 layanan mandi kucing, dan tips Rp500.000 bisa langsung making love.
Mendengar istlah 'mandi kucing', bayangan saya mandi bersama dengan terapis itu. Ternyata istilah mandi kucing adalah bentuk pelayanan seks dengan menggunakan lidah. Seluruh tubuh termasuk 'adik kecil' kita akan dijilat habis hingga mencapai klimaks.
Berbeda dengan For, ciri khas pelayanan di spa dan pijat Del di Jl Gatot Subroto selain ada massage spesial, tamu juga kita mendapat pelayanan tambahan berupa dimandikan dengan cairan seperti susu atau istilahnya mandi susu.
Dengan harga paket yang hampir sama berkisar Rp350.000, dua spa dan pijat ini saling bersaing untuk menarik pelanggan yang butuh relaksasi setelah seharian sibuk dengan rutinitas urusan kantor.
So, apakah anda juga termasuk orang yang sangat butuh penyegaran badan dengan Mandi Kucing. Silakan berselancar ria untuk mendapatkan informasinya di Blog ini. Lain kali akan di share tentang alamat atau bahkan nomer telepon tempat pijat yang menyediakan Mandi kucing tersebut.
Showing posts with label pijat mandi kucing di jakarta. Show all posts
Showing posts with label pijat mandi kucing di jakarta. Show all posts
Friday, April 26, 2013
Wednesday, April 24, 2013
Mandi Kucing, SENSASI PIJAT Yang Dicari Oleh Pria Penikmat Pijat
Jika anda sering memburu tempat pijat di berbagai kota di Indonesia, pastinya anda akan selalu mendengar istilah yaitu Mandi Kucing. jika mendengar istilah tersebut, pastinya anda akan mengira pijat tersebut adalah bukan pijat biasa. Ya, memang benar...pijat tersebut merupakan sebuah pijat yang mengutamakan Factor X, bukan acara musik lho yak...
Apa yang terjadi di PS, ternyata banyak pula terjadi di tempat lain yang janjinya menawarkan menu serupa. Seperti KR di Jalan Hayam Wuruk Jakarta Barat, HM dan BM di Jalan Mangga Besar VII, SA di Komplek Kota Indah, Jalan Pangeran Jayakarta berikut beberapa nama di kawasan yang sama. Semuanya nyaris berlindung dibawah kedok sauna, spa, body massage hingga pijat kebugaran dan kesehatan, meskipun ujungnya tetap urusan seks.
Di KR misalnya. Tetap berlindung sebagai pusat kebugaran, namun faktanya body massage paling mendominasi. Sekilas orang melihat dari luar, tak nampak kesan mewah. Namun begitu masuk, wanita-wanita cantik yang siap mengeruk rupiah telah menanti. Perputaran uangnya mampu mencapai puluhan juta rupiah tiap harinya.
Ruangannya sederhana. Setelah masuk dari pintu utama hanya ada bar melingkar yang tak terlalu lebar dan beberapa sofa saja yang tersedia. Lampu ruangan di-setting sangat temaram. Di sampingnya terdapat ruangan lumayan terang yang fungsi sebagai ‘ruang pamer’ wanita-wanita yang akan memijat mengunakan anggota tubuhnya.
Tak kurang dari tiga germo siap menuntun mencarikan wanita-wanita yang rata-rata berbusana warna krem. Asal tahu bahwa wanita yang sebenarnya bukan sekedar pemijat tersebut memang ‘dibungkus’ busana serba seksi. Belahan dada terbuka dan rok mini adalah tampilan khasnya.
Untuk dapat kencan, cukup menunjuk salah satu dari wanita yang duduk di sofa tersebut. Selanjutnya pembayaran dilakukan dimuka. “Untuk menghindari ‘keributan’ di kamar,” ujar seorang germo yang Senin sore (29/9) menemani Exo memburu sasaran.
Tarif yang dipatok setara dengan di PS, hanya saja di KR tak berlaku tarif standar atau VIP. Semua dipasang bandrol sama sekitar Rp. 200 ribu per jam.
Setelah membayar ‘administrasi’ , para tamu akan digiring ke lantai dua. Tak kurang dari 20 kamar tersedia. Di kamar tak terlalu luas tersebut prosesi body massage dijalani. Tidak seperti di PS yang masih memendam kesan romantis. Di KR lebih terlihat kesan terburu-buru. Maklum, jumlah kamarnya tak sebanding dengan jumlah wanita pemijatnya.
Jangan harap bisa santai. Itulah kesan utama. Begitu masuk kamar, wanita yang telah dibuking tadi segera mempersilahkan rebahan ditanjang yang dilapisi semacam karet atau kain anti air. Tanpa sungkan, ia membuka seragam menyisakan celana dalam dan kutang saja.
‘Pasie’nya juga ‘dipaksa’ telanjang, hanya handuk kecil yang menutupi selangkangan. Sebuah awal yang menegangkan. Selanjutnya dalam posisi tamunya tengkurap, wanita tadi mulai mengoleskan cream keseluruh tubuh. Dari ujung kaki hingga leher.
Dengan penuh kelembutan, satu persatu bagian tubuh terjamah oleh benda kenyal milik pemijat tadi. Namanya juga body massage alias pijat dengan anggota tubuh. Jika shiatsu yang umum biasanya menggunakan bagian tubuh seperti tangan, kaki dan lengan, di KR anggota tubuh yang digunakan adalah payudara.
Lima belas menit berselang, pijatan selanjutnya adalah bagian muka. Mulai dari dada hingga pergelangan kaki. Mungkin takbisa dibayangkan bila dua manuasi berlawanan jenis dalam posisi telanjang saling gesek. Tapi tunggu dulu. Umumnya mereka tidak mau langsung ‘main sodok’. Wanita pemijat itu selalu memancing dengan ransangan yang super tinggi. Nah, bila konsumennya sudah tidak tahan, tentu puncaknya bersebadan. Tapi awas. Mereka pintar memainkan situasi. Inilah sensasi yang bisa anda dapatkan dari Mandi Kucing.
Awalnya tentu akan berdalih macam-macam, mulai begituan dilarang hingga ketakuatannya bahwa profesinya hanya sebatas pemijat. Dengan demikian dalam benak tamunya akan berpikiran bahwa urusan ngesek melakukan urusan itu, tentu ada bayarannya tersendiri. Padahal nilai transaksi diatas sudah termasuk biaya servis sampai ‘muntah’.
Tentu saja, bagi laki-laki yang telah terbiasa berpetualang di KR tak akan kaget. Sebab memang urusan bawah perut yang diburu. Apapun yang dikatakan wanita pemijat, hanyalah untuk mendapatkan tips lebih.
Usai menservis tamunya, sebuah tempat semacam ember dari alumunium berisi air hangat disodorkan. Selanjutnya dengan menggunakan handuk kecil, wanita tadi akan membersihkan seluruh tubuh tamu yang menjadi teman kencannya. Transaksi usai, wanita tadi kembali mengenakan busananya untuk kemudian berdandan dan memburu ‘pasien’ berikutnya.
Pijatan serupa, namun tidak dengan menggunakan anggota tubuh bisa ditemui pula di KR. Bagi hidung belang atau mereka yang terbiasa menimati jajajan pelacur, menyebutnya mandi kucing.. layanannya nyaris mirip dengan body massage, hanya proses pijat menggunakan lidah.
Dalam service ini tidak menggunakan cream. Setelah telanjang, wanita pemijatnya akan segera membaluri tubuh pelanggannya dengan madu atau susu. Selanjutnya, dengan lidah sebagai senjata alat utam , wanita tadi akan menjilati seluruh lekuk tubuh tamunya.
Tentu saja ini layanan luar biasa. Hanya saja, dalam perkembangannya, mandi kucing memang masih banyak dilakukan, namun tidak seluruh tubuh yang dijilat. Paling banter hanya dada dan kemaluan. Selebihnya langsung beranjak ke ‘partai utama’.
Untuk servis mandi kucing ini juga bisa kita temui di banyak tempat yang rata-rata tetap berlindung dibalik kedok spa, sauna hinnga pusat kebugaran. Diantaranya seperti di KR dan SA. Yang perlu dicatat, hampir semua tempat-tempat tersebut beroperasi mulai pukul sepuluh pagi hingga tengah malam.
Sebuah fantasi pijat yang bisa kita coba untuk mengendorkan urat syaraf dan pastinya tubuh anda akan semakin dimanjakan. So, lain kali akan dicoba share tentang beberapa tempat pijat yang menyediakan fasilitas seperti penjelasan diatas, Mandi Kucing. Terimakasih sudah membacanya dan semoga informasi diatas membantu anda. Mandi Kucing, SENSASI PIJAT Yang Dicari Oleh Pria Penikmat Pijat
Apa yang terjadi di PS, ternyata banyak pula terjadi di tempat lain yang janjinya menawarkan menu serupa. Seperti KR di Jalan Hayam Wuruk Jakarta Barat, HM dan BM di Jalan Mangga Besar VII, SA di Komplek Kota Indah, Jalan Pangeran Jayakarta berikut beberapa nama di kawasan yang sama. Semuanya nyaris berlindung dibawah kedok sauna, spa, body massage hingga pijat kebugaran dan kesehatan, meskipun ujungnya tetap urusan seks.
Di KR misalnya. Tetap berlindung sebagai pusat kebugaran, namun faktanya body massage paling mendominasi. Sekilas orang melihat dari luar, tak nampak kesan mewah. Namun begitu masuk, wanita-wanita cantik yang siap mengeruk rupiah telah menanti. Perputaran uangnya mampu mencapai puluhan juta rupiah tiap harinya.
Ruangannya sederhana. Setelah masuk dari pintu utama hanya ada bar melingkar yang tak terlalu lebar dan beberapa sofa saja yang tersedia. Lampu ruangan di-setting sangat temaram. Di sampingnya terdapat ruangan lumayan terang yang fungsi sebagai ‘ruang pamer’ wanita-wanita yang akan memijat mengunakan anggota tubuhnya.
Tak kurang dari tiga germo siap menuntun mencarikan wanita-wanita yang rata-rata berbusana warna krem. Asal tahu bahwa wanita yang sebenarnya bukan sekedar pemijat tersebut memang ‘dibungkus’ busana serba seksi. Belahan dada terbuka dan rok mini adalah tampilan khasnya.
Untuk dapat kencan, cukup menunjuk salah satu dari wanita yang duduk di sofa tersebut. Selanjutnya pembayaran dilakukan dimuka. “Untuk menghindari ‘keributan’ di kamar,” ujar seorang germo yang Senin sore (29/9) menemani Exo memburu sasaran.
Tarif yang dipatok setara dengan di PS, hanya saja di KR tak berlaku tarif standar atau VIP. Semua dipasang bandrol sama sekitar Rp. 200 ribu per jam.
Setelah membayar ‘administrasi’ , para tamu akan digiring ke lantai dua. Tak kurang dari 20 kamar tersedia. Di kamar tak terlalu luas tersebut prosesi body massage dijalani. Tidak seperti di PS yang masih memendam kesan romantis. Di KR lebih terlihat kesan terburu-buru. Maklum, jumlah kamarnya tak sebanding dengan jumlah wanita pemijatnya.
Jangan harap bisa santai. Itulah kesan utama. Begitu masuk kamar, wanita yang telah dibuking tadi segera mempersilahkan rebahan ditanjang yang dilapisi semacam karet atau kain anti air. Tanpa sungkan, ia membuka seragam menyisakan celana dalam dan kutang saja.
‘Pasie’nya juga ‘dipaksa’ telanjang, hanya handuk kecil yang menutupi selangkangan. Sebuah awal yang menegangkan. Selanjutnya dalam posisi tamunya tengkurap, wanita tadi mulai mengoleskan cream keseluruh tubuh. Dari ujung kaki hingga leher.
Dengan penuh kelembutan, satu persatu bagian tubuh terjamah oleh benda kenyal milik pemijat tadi. Namanya juga body massage alias pijat dengan anggota tubuh. Jika shiatsu yang umum biasanya menggunakan bagian tubuh seperti tangan, kaki dan lengan, di KR anggota tubuh yang digunakan adalah payudara.
Lima belas menit berselang, pijatan selanjutnya adalah bagian muka. Mulai dari dada hingga pergelangan kaki. Mungkin takbisa dibayangkan bila dua manuasi berlawanan jenis dalam posisi telanjang saling gesek. Tapi tunggu dulu. Umumnya mereka tidak mau langsung ‘main sodok’. Wanita pemijat itu selalu memancing dengan ransangan yang super tinggi. Nah, bila konsumennya sudah tidak tahan, tentu puncaknya bersebadan. Tapi awas. Mereka pintar memainkan situasi. Inilah sensasi yang bisa anda dapatkan dari Mandi Kucing.
Awalnya tentu akan berdalih macam-macam, mulai begituan dilarang hingga ketakuatannya bahwa profesinya hanya sebatas pemijat. Dengan demikian dalam benak tamunya akan berpikiran bahwa urusan ngesek melakukan urusan itu, tentu ada bayarannya tersendiri. Padahal nilai transaksi diatas sudah termasuk biaya servis sampai ‘muntah’.
Tentu saja, bagi laki-laki yang telah terbiasa berpetualang di KR tak akan kaget. Sebab memang urusan bawah perut yang diburu. Apapun yang dikatakan wanita pemijat, hanyalah untuk mendapatkan tips lebih.
Usai menservis tamunya, sebuah tempat semacam ember dari alumunium berisi air hangat disodorkan. Selanjutnya dengan menggunakan handuk kecil, wanita tadi akan membersihkan seluruh tubuh tamu yang menjadi teman kencannya. Transaksi usai, wanita tadi kembali mengenakan busananya untuk kemudian berdandan dan memburu ‘pasien’ berikutnya.
Pijatan serupa, namun tidak dengan menggunakan anggota tubuh bisa ditemui pula di KR. Bagi hidung belang atau mereka yang terbiasa menimati jajajan pelacur, menyebutnya mandi kucing.. layanannya nyaris mirip dengan body massage, hanya proses pijat menggunakan lidah.
Dalam service ini tidak menggunakan cream. Setelah telanjang, wanita pemijatnya akan segera membaluri tubuh pelanggannya dengan madu atau susu. Selanjutnya, dengan lidah sebagai senjata alat utam , wanita tadi akan menjilati seluruh lekuk tubuh tamunya.
Tentu saja ini layanan luar biasa. Hanya saja, dalam perkembangannya, mandi kucing memang masih banyak dilakukan, namun tidak seluruh tubuh yang dijilat. Paling banter hanya dada dan kemaluan. Selebihnya langsung beranjak ke ‘partai utama’.
Untuk servis mandi kucing ini juga bisa kita temui di banyak tempat yang rata-rata tetap berlindung dibalik kedok spa, sauna hinnga pusat kebugaran. Diantaranya seperti di KR dan SA. Yang perlu dicatat, hampir semua tempat-tempat tersebut beroperasi mulai pukul sepuluh pagi hingga tengah malam.
Sebuah fantasi pijat yang bisa kita coba untuk mengendorkan urat syaraf dan pastinya tubuh anda akan semakin dimanjakan. So, lain kali akan dicoba share tentang beberapa tempat pijat yang menyediakan fasilitas seperti penjelasan diatas, Mandi Kucing. Terimakasih sudah membacanya dan semoga informasi diatas membantu anda. Mandi Kucing, SENSASI PIJAT Yang Dicari Oleh Pria Penikmat Pijat
Subscribe to:
Posts (Atom)
